Sulitnya Akses Masuk Ke Lokasi Hutan

pengunjung sedang berekreasi menikmati Keasrian Hutan Kota disisi barat Surabaya(Rahmat/radarsurabaya.
SURABAYA – Akses masuk menuju Hutan Pakal di Sidorejo, Kelurahan/kecamatan Pakal, Kota Surabaya, yang diharapkan bisa menjadi sarana rekreasi sulit dijangkau dengan kendaraan bermotor roda empat karena harus melewati jalan kampung yang sempit. “Kalau yang punya mobil hendak ke sini, ya harus harus parkir di pinggir jalan raya. Setelah itu jalan kaki lewat jalan kampung. Setelah melewati rel kereta api, baru bisa masuk ke hutan kota,” ujar pengunjung, Junaid saat di temui Radar Surabaya.
Lokasi hutan Kota Pakal dengan luas 6 hektare ini sangat strategis karena jaraknya sekitar 500 meter dari jalan raya. Hanya saja untuk menuju ke sana banyak orang kesasar karena tidak ada papan penunjuk arah ke hutan kota tersebut. Untuk masuk ke lokasi hutan kota yang berdiri di atas tanah eks kas desa ini, harus melewati jalan kampung yang sempit dengan lebar 3-4 meter.
Maka kendaraan roda empat akan mengalami kesulitan menuju ke sana. Kondisi ini diperparah dengan adanya perlintasan kereta api dengan rel ganda atau double track di sana. Mau tidak mau, kendaraan roda empat tak bisa melewati, kecuali roda dua atau pejalan kaki. Itu pun dengan perjuangan. “Pengunjung harus super hati-hati ketika melintasi perlintasan kereta api tersebut karena tak berpalang pintu dan juga tak ada penjaga perlintasan,” kata Camat Pakal, Tranggono Wahyu Wibowo. Padahal, lanjut dia, perlintasan di sana padat hilir mudik kereta seperti KRD, Komuter hingga kereta api cepat jurusan Surabaya-Jakarta. Kondisi hutan kota sendiri pada musim hujan seperti saat ini terlihat hijau dan asri.
Pepohonan di sana seperti pohon trembesi Nampak merimbun dan menghijau. Selain itu, lanjut dia, di sana ada tambak yang dijadikan kolam pemancingan. Bahkan di sekitarnya dibangun rumah joglo sehingga masyarakat yang memancing dengan santai tanpa kepanasan. Tranggono mengungkapakna bahwa pihaknya sekarang ini sedang mencari jalan alternatif bagi pengunjung untuk bisa masuk di sana dengan mudah. “Jika kita lewat jalan raya Sidorejo kayaknya sudah tak bisa. Sebab, harus lewat jalan kampung yang sempit dan juga adanya perlintasan kereta api,” .